21 Desember 2014  15:04 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

Info
ANEKA BUAH KERING
Astrologi
Berlaku 29 Januari - 4 Februari 2007
Kesehatan
Demam pada Anak
Griya
Keset & Karpet Sebagai Interior Rumah
 
Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
 

KETIKA SI KECIL BERPERILAKU BURUK

Namanya saja anak-anak, pasti ada saat-saat di mana mereka berkelakuan buruk. Tidak displin, ngambek, memukul, marah, dan sebagainya. Dalam menghadapinya, yang penting, bagaimana orangtua harus menyikapimya agar perilaku tak terpuji anak tak menjadi kebiasaan buruk di masa depan.

KLIK - Detail ANAK BALITA:

Usia 6 - 18 bulan:
Ketika sedang bermain, tiba-tiba si kecil menggigit tangan Anda. Apa yang harus dilakukan?

JANGAN LAKUKAN:
Jangan menggigitnya kembali. Banyak orang tua merasa, cara ini dapat memberi pelajaran bagi anak untuk tidak menggigit lagi di lain waktu. Maksudnya, biar anak kapok. Masalahnya, bayi yang masih kecil tidak mengerti, gigitan mereka menimbulkan rasa sakit atau sebaliknya. Hasilnya Anda berdua merasa sakit dan menderita.

SEBAIKNYA:
1. Dorong bayi dengan hati-hati dan katakan, "Sayang, jangan gigit, ya.
Kalau kamu menggigit Mama, Mama kesakitan."
2. Perlihatkan perilaku alternatif seperti memeluk.
3. Berikan sesuatu yang lembut untuk digigit bila bayi sedang dalam tahapan tumbuh gigi.

Celotehan, teriakan, pukulan, tendangan, tangisan, dan gigitan bayi merupakan ekspresi dari si kecil dan menunjukkan dia memerlukan sesuatu. Kita perlu membatasi perilaku yang membahayakan dan menyakiti orang lain, tetapi bukan dengan cara yang menakutkan atau membahayakan bayi. Tujuan kita adalah membantu si kecil bayi untuk memperlihatkan perasaan-perasaaan mereka tanpa menyakiti diri sendiri dan orang lain.

Jangan lupa pula simak sinyal-sinyal dan belajar mengenali kapan bayi marah atau kapan dia sangat gembira. Perlihatkan padanya cara mengungkapkan apa yang mereka inginkan dengan cara yang berbeda, misalnya dengan bertepuk atau tertawa. Yang tak kalah penting, bersikaplah konsisten dengan respons Anda.

Usia 2 - 3 tahun:
Menendang dan berteriak, lalu si kecil yang sedang marah melemparkan mainan ke lantai toko karena Anda tidak mau membelikan mainan yang diinginkannya.

JANGAN LAKUKAN:
1. Jangan coba-coba memberi alasan atau penjelasan panjang lebar pada anak. Anak-anak yang sedang rewel tidak akan mendengarkan apa yang Anda katakan.
2. Jangan kehilangan kendali, karena hal ini akan membuat anak takut dan memberikan contoh yang tidak bagus.
3. Jangan menuruti kemauan anak karena justru membiasakan anak untuk
bersikap rewel setiap kali keinginannya tidak diikuti.
4. Jangan menyuap anak dengan permen atau yang lainnya karena hal ini akan membuat dia terbiasa mengharapkan sogokan bila keinginannya tidak
dikabulkan.

SEBAIKNYA:
1. Tetap tenang dan jangan khawatir dengan tanggapan/pandangan orang lain. 2. Jangan berikan tanggapan. Beri perhatian sesedikit mungkin terhadap kerewelan anak, bila mungkin.
3. Gendong si kecil bila perlu, untuk mencegah terjadinya kecelakaan kecil ataupun kerusakan pada barang yang dijual.
4. Tinggalkan toko bila anak tetap rewel.
5. Bila anak sudah tenang, jelaskan padanya bahwa Anda berdua akan keluar dari toko dan pulang bila dia tetap rewel.
6. Beri hadiah bila anak berperilaku baik misalnya dengan menghabiskan waktu berdua secara istimewa. Makan es krim bersama, misalnya.

Hampir semua orang tua pasti pernah mengalami kesulitan menghadapi anaknya yang tidak patuh, melawan, dan tidak bisa diatur. Anak-anak melewati tahapan ini dan mereka perlu menemukan kekuatan dirinya serta dapat memisahkan diri mereka dari orang tua. Tapi anak juga perlu belajar mengendalikan diri.

Kita dapat mengajar anak berperilaku yang benar dan baik dengan memberikan hadiah pada setiap perilaku baik yang mereka perlihatkan. Kita juga dapat mengajarkan anak untuk mengabaikan perilaku provokatif dan mencegah mereka dari mencelakai diri sendiri ataupun orang lain. Caranya:
* Sebelum masuk ke dalam toko, katakan pada anak, perilaku bagaimana yang Anda inginkan serta konsekuensinya bila dia berperilaku buruk.

* Merasa aman dengan strategi Anda secara keseluruhan agar tidak merasa
perlu bernegosiasi ataupun mengalah.


| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
Artikel Lain:

• Panduan Patungan
• KAPAN & BAGAIMANA MENOLAK TUGAS ATASAN
 

Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.