16 April 2014  07:20 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

Varia Warta
PRODUK AMAN DARI PHILIPS
INSPIRASI CHEONG SAM DANAR HADI
PADU PADAN BUSANA MUSLIM
LUX, PLAY WITH BEAUTY
 
Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
 

Kursus Kompos
PEMBELI RELA "INDEN" BERMINGGU-MINGGU

Banyak yang merasa mengelola sampah itu susah. Belajarlah di Kebun Karinda. Dari sampah rumah diolah menjadi kompos. Praktis dan tak menebar bau.
KLIK - Detail

Pagi menjelang siang. Suasana di Kompleks perumahan Karang Tengah Indah, Jaksel begitu lengang. Hanya satu dua mobil di melintas di jalan yang "dipayungi " pohonan nan lebat. Di pembatas jalan, tumbuh subur bunga Canna dengan aneka warna.

Kesibukan justru terlihat di salah satu sudut di Blok C-2, tepatnya di sebuah tanah kosong seluas sekitar 300 meter persegi. Tiga orang pria tampak menyiapkan sesuatu. Ada dua gunungan sampah kering dan basah dedaunan terhampar di atas terpal plastik warna biru. Di sisi "gunung" sampah itu berderet aneka ragam kotak setinggi satu meter dari yang buat dari bambu, kayu, susunan paving block dan sebagainya. Beberapa alat pertanian, mulai dari cangkul, gembor, dan sebagainya berserak di sana-sini.

Salah satu dari tiga pria yang sibuk itu adalah Djamaludin Suryohadikusumo. Anda merasa pernah mendengar namanya? Dialah mantan Menteri Kehutanan 1993 -1998. Sementara dua pria lainnya adalah Hendi dan Yanto, asistennya. Setelah semua persiapan beres, Djamaludin yang pagi itu mengenakan celana pendek dan bersepatu olahraga buru-buru pulang ke rumahnya yang berada di seberang jalan.

KLIK - Detail Sedang dua asisten Djamaludin usai menuntaskan pekerjaan kebun langsung menyiapkan alat-alat kantor. Dengan cekatan dua pria itu memasang kabel-kabel proyektor dan laptop keluaran terbaru. Perangkat sound mini pun selesai dicoba. Persiapan ini untuk menyambut belasan tamu yang hari itu, Rabu, 10 Januari 2006 datang untuk pelatihan pembuatan kompos di Kebun Karinda (Karang Tengah Indah). Kegiatan ini memang rutin digelar di tempat itu, minimal seminggu dua kali.

BERAWAL DARI TERAS RUMAH
Kebun Karinda yang awalnya merupakan kegiatan Komite Lingkungan di wilayah tersebut kini menjadi pusat pelatihan dan pembuatan kompos, baik kompos berbahan sampah dedaunan maupun sampah dari dapur. "Awalnya pelatihan ini dilakukan di rumah saya," kata Sri Murniati Djamaludin, istri Djamaludin menimpali sang suami. Suami istri ini minimal seminggu dua kali menjadi instruktur pembuatan kompos.

Rupanya pelatihan yang mulanya dilakukan di teras ini juga diminati peserta dari luar kompleks. "Akhirnya ada yang menawarkan lahan untuk ditempati. Alhamdulillah, dengan lahan ini kegiatan kami makin berkembang," jelas Ny. Niniek, panggilan Sri Murniati yang mulai menerima murid dari luar kompleks sejak setahun lalu. "Sekarang yang sudah ikut kursus seribu orang lebih," akunya bangga.
KLIK - Detail
Dalam workshop gratis selama sekitar 2-3 jam ini peserta akan diajari cara membuat kompos, baik dari sampah halaman (daun kering dan daun hijau) atau kompos limbah dapur (potongan sayur-mayur, kulit pisang, rambutan, dan sebagainya).

"Membuat kompos dari sampah halaman sebaiknya dalam volume besar," jelas nenek 4 cucu ini. Karena volumenya besar, perlu wadah khusus yang tingginya minimal 1 meter. "Ini berdasarkan pengalaman saja. Kalau tingginya kurang dari itu, bahan-bahan agak susah terurai," sela Djamaludin yang setelah pensiun aktif di 6 lembaga yang peduli lingkungan. Ada 4 macam meterial wadah yang sudah dicoba Djamaludin. Dari bambu, kayu, susunan paving block, dan bata. "Jadi masyarakat bisa memilih yang paling cocok."

Sementara pembuatan kompos dari limbah dapur, menurut Niniek sangat praktis dan bisa dilakukan siapa saja. "Yang penting, sebelum memulai semua anggota keluarga membuat komitmen dulu. Semua harus dilibatkan mulai dari anak, ayah, ibu, sampai pembantu."



| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
Artikel Lain:

• Rebutan Warisan Adi Firansyah
• Babak Baru Angel VS Aman
• Aman Jagau
• Rebutan Hak Asuh
• Tenggelam Bersama Bangkai Levina
• Dua Wartawan Korban KM Levina 1
• Angin Puting Beliung Minta Korban
• Kisah Penata Rias Film Horor
 

Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.