|
PUSAT BELANJA
KERAMIK & KRISTAL MURAH
Ingin mencari pajangan untuk lebaran. Jika pilihannya keramik atau
kristal, silakan sambangi Pasar Ular dan Rawasari, Jakarta.
Salah satu pusat penjualan keramik dan kristal Bohemian Ceko adalah kawasan
Pasar Ular Lama, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di tempat ini, tepatnya di
Jl. Kb Bawang V, Tanjung Priok, Anda bisa mencari aneka produk keramik dan
kristal Eropa dengan harga jauh di bawah harga pasaran. Di sana terdapat tak
kurang dari 20 kios/toko keramik atau kristal.
"Harga di sini bervariasi, dari teko keramik seharga Rp 15 ribu hingga guci
raksasa setinggi 1,5 meter seharga Rp 5 juta. Untuk kristal Bohemian (Ceko)
bisa 4 kali lebih murah daripada di mal," kata Mardiana Sinulingga (41),
pemilik Ida Jaya Cristal, Pasar Ular. "Misalnya satu set perlengkapan minum
kristal jenis 500 PK yang hand-made kami jual Rp 1,5 juta, sementara di mal
bisa Rp 5 juta lebih. Padahal barangnya sama," lanjut Mardiana yang juga
memiliki toko kristal di kawasan Pasar Inpres Senen, Jakarta Pusat.
Beragam barang, seperti piring, pot, vas, pajangan dinding tersedia di sini.
"Yang paling banyak dicari, sih, guci dan pot," kata Mardiana yang mengambil
langsung barang dari Singapura lewat Batam. "Ngambilnya nggak tentu,
kadang-kadang 2 minggu sekali, terkadang sebulan sekali. Khusus kristal,
kalau ada yang baru biasanya langsung dikirim, karena sudah pelanggan lama,"
papar Mardiana yang sudah sejak 20 tahun lalu bergelut di bisnis keramik.
Meski harga yang ditawarkan harga grosir, bukan berarti kualitas barang juga
grosir alias miring. "Semua barang di sini asli, baik keramik maupun
kristal," kata Mardiana memberi garansi. Produk-produk keramik didatangkan
langsung dari Cina, sementara kristal Bohemian langsung dari Eropa. Selain
keramik Cina, ibu satu anak ini memang mengkhususkan diri menjual kristal
Bohemian Ceko.
Pelanggan Mardiana berasal dari berbagai daerah, selain Jakarta. "Untuk
kristal bohemia banyak pelanggan dari luar kota." Menurut Mardiana, harga
kristal Bohemian di Batam memang lebih mahal daripada Jakarta. Pasarnya pun
lebih banyak di Jakarta. "Kalau keramik lebih murah di Batam dan Pakanbaru,"
lanjut Mardiana.
Senada dengan Mardiana, Noviyanti, pemilik Toko Yanti di kawasan yang sama
pun meyakinkan bahwa harga keramik atau kristal di Pasar Ular jauh lebih
murah ketimbang di tempat lain. "Tergantung jenis barangnya, sih. Yang
paling murah misalnya tempat garam, hanya Rp 7.500," kata perempuan yang
sudah 4 tahun berjualan di Pasar Ular. Hari-hari paling ramai adalah Jumat
sampai Minggu. "Barang yang dicari juga tergantung harinya. Kalau mau
Lebaran, yang banyak dicari adalah vas bunga, guci, atau tempat permen untuk
menghias rumah," lanjut Yanti yang dalam sebulan bisa meraup omzet
pendapatan sekitar Rp 50 juta. |