20 April 2014  06:30 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

CUCIAN KILOAN RINGANKAN SAAT LEBARAN

Bagaimana nasib cucian Anda bila pembantu mudik di hari Lebaran? Jangan khawatir. Banyak jasa cucian kiloan menawarkan bantuan. Bahkan ada yang menjanjikan antar jemput. Pergi kotor, pulang sudah bersih, wangi, dan licin.

KLIK - Detail Di kawasan perumahan Giriloka BSD City, Tangerang, terdapat Q-Loan Laundry yang baru buka tiga bulan lalu dikelola suami-istri Drh. Ida Nurmaida (35) dan Oky Indro Tjahjono. Mereka sengaja membidik pasar keluarga yang tidak mempunyai pembantu. Langkah serupa dilakukan Nugroho Halim yang membuka usaha Lavendrie di Jl. Dr Susilo, Grogol, Jakarta Barat, sejak tahun lalu. Sebenarnya, Nugroho ingin membidik pasar mahasiswa yang kos di sekutar Universitas Tri Sakti. Namun, belakangan diketahui 80 persen pelanggannya adalah keluarga yang tinggal di kawasan Grogol.

Ida maupun Nugroho sama-sama mengaku, bulan pertama memulai usaha. pengunjung masih sepi. "Selama bulan pertama, saya cuma mendapat dua pelanggan. Lalu, saya pasang iklan di majalah-majalah kawasan yang terbit di BSD dan Bintaro. Bulan kedua dan ketiga barulah bisa menjaring 45 pelanggan," tutur Ida. Yang lebih pahit, justru dialami Nugroho. "Sebulan penuh sepi. Enggak ada yang mencucikan baju."

KLIK - Detail BANYAK PELANGGAN SUKA
Ida menduga, cepatnya pertumbuhan pelanggan Q-Laundry dikarenakan ia berjanji memberikan servis antar-jemput cucian pada calon pelanggannya. "Costumer tinggal telepon saya, petugas dari Q-Laundry akan mengambil cucian dan menimbang serta mengecek kondisi cucian satu per satu di depan pelanggan. Hari dan jam pengambilan atau pengantaran cucian dilaksanakan atas kesepakatan dengan pelanggan," jelas Ida.

Dengan cara seperti ini, "Kami bisa datang tepat waktu sekaligus tidak mengecewakan pelanggan. Nyatanya 90 persen pelanggan saya repeat order. Malahan ada tetangga, suami-istri yang sudah sepuh, sama sekali tidak mau punya pembantu. Untuk makan, keduanya pesan catering. Cuci bajunya selalu ke Q-Laundry ," papar ibu tiga anak ini.

Pelanggan, kata Ida, wajib memberitahukan pada petugas Q-Laundry, baju mana saja yang berpotensi luntur. Baju tersebut akan dipisahkan dari cucian lainnya. "Baju putih dan berwarna seharusnya dipisah. Tetapi, bila costumer tidak memberi catatan apa-apa di formulirnya, cucian putih dan berwarna tetap kami cuci bersama. Tetapi bila ada baju yang harus dipisah, staf saya akan mengisikan di formulir yang berbeda. Tentunya ada harga tersendiri."

KLIK - Detail Dengan sistem delivery seperti itu, rupanya banyak pelanggan yang suka. Dampak positif, pelangganmya bertambah banyak. Kini pelanggan Q-Laundry tersebar di kawasan BSD, Bintaro, dan Lippo Karawaci. "Saya belum bisa ambil costumer untuk kawasan Pondok Indah karena armadanya baru satu mobil dan satu sepeda motor. Rencana saya akan nambah satu mobil pick-up lagi agar bisa melayani pelanggan lebih banyak," papar Ida yang mengoperasikan lima mesin cuci dan lima mesin pengering di garasi rumahnya.

Ida menegaskan, Q-Laundry tidak akan mencampurkan cucian satu pelanggan dengan pelanggan lainnya. "Malahan kalau pelanggan minta cuciannya tidak mau diberi pewangi, ya, tidak akan saya beri pewangi.

Tapi kalau tidak ada catatan apa-apa, semua diperlakukan sesuai standar. Dicuci dan diberi pewangi, dan diseterika lalu dikemas dalam kantung plastik. Bila pelanggan ingin ada baju yang digantung kapstok, akan diminta tambahan biaya kapstok Rp1000. Tapi kalau mau bawa sendiri, ya boleh saja." papar Ida.


| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
Artikel Lain:

• BISNIS MANIS ASINAN
• Rujak Juhi
• Rujak Serut
• Asinan Buah
• REZEKI DARI ASINAN & RUJAK JUHI
• PIRING & SENDOK MURAH
• STRATEGI BUNDA SAAT SI BIBI MUDIK
• Warung-warung yang Buka Saat Lebaran
 
 
  Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
Copyright © 2001 www.tabloidnova.com All rights reserved.