21 September 2014  12:05 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

Varia Warta
Mova Bahas Anthurium
KONSER KEAJAIBAN CINTA POND’S
PENGHARGAAN ANTI KECOLONGAN
KONSEP BELANJA MUDAH & NYAMAN
REKOR SELAM ESTAFET
PELATIHAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN
DISKUSI & DEKLARASI WARTAWAN FILM
 
Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
 

Teuku Wisnu
K
KERJA KERAS, PRESTASI & REZEKI MENANTI

Pria beradarah Aceh ini menjadi salah satu pesinetron yang namanya menjulang di tahun 2007 berkat peran Farrel di sinetron Cinta Fitri. Modal utamanya kerja keras. ”Prestasi dan rezeki akan jalan beriringan.”

Tahun 2007 menjadi tahun kamu. Nama Tengku Wisnu tiba-tiba menjadi perhatian. Apa komentar kamu?
Wah, jadi tersanjung nih. Alhamdullilah, kalau memang aku dianggap sebagai artis yang bersinar di tahun ini. Tapi, sebenarnya sih, aku belum apa-apa. Tahun 2007 ini Allah banyak memberikan hadiah buat aku.

Aku sendiri tak menyangka di tahun ini mendapat penghargaan dari SCTV Awards. Selain sinetron dan penghargaan, aku juga kebanjiran job jadi bintang iklan, presenter dan MC. Belum lagi bertemu orang-orang besar seperti (mantan presiden) BJ Habibie dan istri. Pokoknya, tahun ini sangat berkesan.

KLIK - Detail Apa yang kamu lakukan untuk mendapatkan ini semua?
Aku termasuk tipe pekerja keras. Rasanya kalau sehari hanya 24 jam kurang. Hahaha… Bukan sok gaya, tapi aku merintis ini semua dari kerja keras dan tidak enak-enakan. Semua yang aku peroleh tidak seperti durian jatuh. Aku melaluinya dari casting ke casting dan hanya menjadi figuran saja.

Pernah, untuk peran figuran aku harus bersabar dan menunggu lama di lokasi syuting. Ceritanya, aku mendapat jatah figuran untuk tiga episode sinetron. Ketika itu, adegannya adalah pesta. Sudah pasti aku datang dengan penampilan terbaik. Lokasi syuting di Ancol, sementara itu aku masih menumpang di rumah Tante di daerah Ciputat, Jakarta Selatan.

Biar tak terlambat, pagi-pagi aku berangkat naik mobil angkutan kota, nyambung bus dan jalan kaki, karena memang tak ada kendaraan umum untuk masuk ke dalam Ancol. Karena peranku tak seberapa, aku lebih banyak menunggu. Syuting selesai jam tiga pagi. Tetap saja aku tak bisa pulang, karena tak ada kendaraan umum. Terpaksa menunggu sampai pagi. Dari kerja itu aku mendapat honor Rp 500 ribu. Rasa capek ku hilang begitu mendapat honor itu. Waktu itu, uang senilai itu besar sekali.

Berarti honor Anda sekarang sudah berlipat-lipat dong?
Hahaha… Itu sih, rahasia perusahaan. Tapi salah jika orang bilang honor saya sudah melambung. Saat teken kontrak honorku biasa-biasa saja. Kami pun tak menyangka Cinta Fitri akan sukses seperti sekarang. Setelah itu barulah kontrak diperbaharui. Memang ada kenaikan, tapi enggak fantastis banget. Aku minta uang itu diberikan seperti orang gajian saja. Sebulan sekian. Jika sebulan aku bermain sekian episode, itulah yang aku terima.

Alhamdullilah, bagi aku, gaji yang aku terima lumayan besar. Tapi kan, kebutuhan aku sekarang juga menjadi meningkat. Apalagi saya juga harus menabung untuk membeli rumah impian. Pengenya sih, beli rumah cash, biar enggak ada beban utang.

Dulu aku kost, sekarang mengontrak rumah sendiri. Membeli mobil tapi enggak perlu baru, karena aku masih banyak kebutuhan, seperti membayar kuliah, gaji sopir, gaji pembantu, jajan, dan jalan-jalan dengan pacar. Untungnya pacarku, Pipit, tipe orang rumahan. Jadi, tidak mengajak pergi yang tidak perlu. Pipit malah sering mengingatkan aku agar tidak boros.

Pernah aku ingin mengganti barang elektronikku dengan yang baru. Aku telepon Pipit untuk meminta pertimbangan. Dia menganjurkan untuk ditabungkan saja uang itu, kan barang elektroniknya masih bisa dipakai.

Uang yang lain, tak lupa juga buat orangtuaku, karena aku berasal bukan dari keluarga yang berlebih atau kaya. Cukupan saja. Nah, sejak Mama stroke, aku membantu untuk berobat. Aku juga pengen punya usaha.


| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
Artikel Lain:

• Cerita di Balik Pemotretan
• Ale-Nia
• Deddy Mizwar
• Basuki Meninggal Usai Main Futsal
• Bisnis Anthurium di Jawa Timur
• Berkah dari Pernah-Pernik Natal
• BERBAGI KEBAHAGIAAN LEWAT LAST WISH
 

Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.