20 April 2014  08:54 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

 
Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
 

Akhirnya Mitha-Neno Menikah
PESTA ALA RAJA SUNDA, BULAN MADU KE ITALIA

KLIK - Detail Setelah beberapa kali tertunda, akhirnya Mitha dan Neno menikah. Meski terjadi beberapa "kecelakaan" kecil, keduanya tampak bahagia saat resepsi dalam adat Sunda dan internasional. Mereka juga tampak anggun saat mengenakan mahkota kerajaan Sumedang Larang yang dipinjam dari museum di Sumedang.


Kamis (20/5), di ruang tamu rumahnya di kawasan Pondok Labu, Jakarta Selatan, Rd. Pradnya Paramitha Chandra Devi Rusady yang akrab disapa Paramitha Rusady (37) resmi disunting Nenad Bago Neno (37). Pukul 10.45, penghulu dari KUA Cilandak, Dr. H. Ahmad Saifuddin menikahkan Mitha-Neno. Paman Neno, Nenad Goban dari Kroasia, bertindak sebagai wali.

Sedangkan Rima Melati mewakili ibunda Neno, Maja R. Racki, yang berhalangan hadir karena sakit. Acara akad beradat Sunda itu juga turut disaksikan ayah Mitha, Rd. J. Rusady Wirahaditenaya dan sang kakak, Ully Hary Rusady selaku wali Mitha. Menariknya, akad berlangsung dalam dwi bahasa, yaitu Indonesia dan Inggris.

Neno yang sudah mengganti namanya menjadi Muhammad Hamzah Akbar, tampak lancar mengucapkan kalimat syahadat dan ijabnya dalam bahasa Inggris. "It's not new for me. Saya punya banyak teman di Indonesia dan sering melihat proses pernikahan secara Islam," tutur Neno yang saat akad menyerahkan emas kawin berupa seperangkat emas 100 gr dan cincin berlian 0,5 karat seberat 2,5 gr.

KLIK - Detail Mitha mengaku tak ada makna istimewa dari emas kawinnya. "Ini hanya tanda cinta. Yang istimewa, desain cincinnya sesuai dengan yang lazim dipakai di Kroasia. Tradisinya juga mengikuti cara sana, pemberian cincin dari keluarga mempelai lelaki pada mempelai wanita," tutur Mitha yang sedih karena ibunya, Marie Zumariya Rusady, tak bisa menyaksikan pernikahannya. Marie meninggal saat Mitha berumur 13 tahun.
Disinggung soal pemilihan tempat akad di rumah, Mitha mengaku hanya bermaksud ingin khusyuk sembari berkumpul bersama seluruh keluarga. "Saya di sini bukan artis, saya ingin menjadi Mitha sebagai anak Papa, adik Kak Ully, dan cucu keturunan keluarga sesepuh. Saya ingin menjadi orang biasa saja," papar Mitha.

INGIN TUJUH ANAK
Mitha yang mengenakan kebaya putih adat Sunda rancangan Anne Avantie mengaku amat senang pernikahannya berjalan lancar. "Saya juga terharu, terutama saat siraman dan sungkem ke Papa," ujarnya sambil sesekali melirik mesra Neno yang ada di sisinya. Meski menikahi Neno yang berstatus duda, tak tampak keraguan di hati mantan kekasih Onky Alexander ini.

Neno sendiri resmi bercerai dengan Anna Hero Bago pada 12 Desember 2002 di pengadilan sipil I Mostar Bosnia Herzergovina. "Padahal dia dulu jauh sekali, eh tiba-tiba ada dan datang sendiri. Jodoh memang enggak perlu dicari, tahu-tahu sudah disediakan. Saya pikir ini kekuasaan Allah," tukas Mitha yang mengaku ingin punya tiga anak. "Saya ingin tujuh anak," ujar Neno dalam bahasa Indonesia, membuat Mitha tertawa.

KLIK - Detail Masalah tempat tinggal setelah menikah, Mitha mengaku masih bingung menentukannya. Artis berdagu lancip ini ingin tetap tinggal di Indonesia, tapi Neno bekerja sebagai dosen hukum Universitas Mostar sekaligus pengacara di Kroasia. "Saya ingin tinggal di Indonesia," tutur Neno, membuat Mitha spontan bereaksi. "Oh ya? Are you sure?" Neno langsung mengangguk.

"Namanya juga istri, kalau enggak ikut nanti malaikatnya marah," imbuh Mitha yang belum berniat istirahat dari dunia hiburan. Neno tak pernah melarangnya.
"Kalau jalan terus, saya akan sesuaikan dengan kebutuhan keluarga," tutur Mitha yang meski sudah 20 tahun menekuni dunia hiburan, rela mengurangi semua kegiatan jika punya anak kelak.

Selain itu, kini ia merasa punya tanggung jawab yang lain dalam berumahtangga. "Neno sudah muslim. Sekarang jadi tugas saya untuk membimbingnya," paparnya. Soal perbedaan budaya, Mitha tak terlalu risau karena menurutnya, Neno sudah meng-Indonesia. Neno sengaja tinggal di Jakarta selama enam bulan guna persiapan pernikahan. Praktis, ia lebih mengenal Indonesia.


| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
 

Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.