29 July 2014  12:56 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

Ulas Uang
KIAT BELANJA SAAT LIBURAN
Info Praktis
GELANG CANTIK UNTUK SI UPIK
Astrologi
Berlaku sampai 4 Juli 2004
Kesehatan
Pentingnya "Menuju Puncak" Bersama-sama
 
Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
 

Lidah Mertua
SI BANDEL YANG BERDAUN CANTIK

Termasuk tanaman favorit para pencinta tanaman hias, tanaman satu ini lumayan bandel. Jenisnya ada bermacam-macam.

KLIK - Detail Entah sejak kapan tanaman sansevieria ini mendapat sebutan "lidah mertua." Entah pula apa alasannya sehingga tanaman hias yang daunnya berdiri tegak ini diberi nama lidah mertua. Diduga, karena bentuk fisik daunnya yang panjang, sehingga dimaknai sebagai apa yang dikatakan mertua (dengan lidahnya) punya tujuan panjang ke depan. Pesan mertua agar diingat sampai hari esok.

Sansevieria juga dikenal sebagai "tanaman ular." Wah, kok menakutkan, ya? Ini hanya gara-gara tekstur daunnya yang memang mirip kulit ular. Warna daun ada yang hijau muda bercampur dengan alur menyerupai pita dan bersisik seperti kulit ular. Ada pula yang menyebut sansevieria ini sebagai "tanaman pedang-pedangan," karena besaran
daunnya ada yang memanjang sampai 75 cm dengan ujung runcing.

TAHAN LAMA
Sebagai tanaman hias, sansevieria termasuk tanaman yang cukup mampu bertahan lama. Dari dulu hingga sekarang, para pencinta tanaman hias masih mencintai kehadirannya. Jujur diakui, warna daun dan tampilannya memang cantik. Daunnya berwarna-warni, mulai dari hijau tua, hijau muda, hijau abu-abu, perak, bahkan ada pula kombinasi putih-kuning dan hijau-kuning. Begitu pula dengan alur atau garis-garis yang terdapat pada helai daun, yang memiliki beragam model. Ada yang zig-zag, ada yang mengikuti arah serat daun, meski ada pula yang semrawut tidak beraturan.

Daun-daun sansevieria tumbuh langsung dari batang yang tebal di dalam tanah. Daun-daun juga muncul dari rimpang akar yang menjalar di bawah tanah. Sayangnya, jika pucuk daun yang runcing itu patah, maka seluruh kegiatan pertumbuhan daun
pun terhenti.
 
Tanaman ini termasuk bandel dan mampu bertahan di banyak kondisi, sehingga kita tak perlu cepat-cepat mengganti pot. Bahkan, pot bisa bertahan setahun lebih. Pasalnya, sansevieria masih bisa hidup pada media yang berkurang kesuburannya. Ia tahan terhadap kekeringan. Dan untuk bertahan, ia memiliki daun yang banyak mengandung air (sukulen). Jadi, tanaman ini memang bandel!

KLIK - DetailBERAGAM JENIS
Tanaman ini memiliki beberapa jenis dan varietas. Beberapa di antaranya adalah:
1. Sansevieria trifasciata
Jenis ini yang sering disebut sebagai tanaman ular. Daunnya yang masih muda tumbuh tepat di tengah-tengah roset yang menyeruak ke atas. Awalnya, pertumbuhan tampak seperti lidi. Jenis "trifasciata" yang telah disilang menghasilkan varietas baru, antara lain:

* S.trifasciata "Hahnii"
Warna daunnya hijau tua dengan garis-garis melintang abu-abu putih. Panjang daun hanya 10 cm dan pangkalnya melebar. Daun tumbuh tidak tegak lurus, melainkan menyebar ke samping dan tersusun beraturan. Jadi, sepintas tampak seperti pohon nenas atau sarang burung (bird's nest). Tak heran jika varietas ini disebut sansevieria bird's nest.

* S.trifasciata "Golden Hahnii"
Penampilan fisiknya hampir sama dengan Hahnii, bedanya ada pada warna daun yang hijau muda dengan kombinasi warna kuning emas, dan berbentuk pita pada bagian tepi daun.

* S.trifasciata "Silver Hahnii"
Kondisi fisiknya memang lebih panjang dibandingkan hahnii lainnya, namun tetap lebih pendek ketimbang sansevieria biasa. Yang menarik adalah warna daunnya yang hijau keperakan, dengan garis-garis horizontal hijau kelam yang tersebar.

2. Sansevieria liberica
Boleh dibilang, jenis ini memiliki daun yang paling besar dan panjang. Tumbuh kokoh ke atas dan agak tebal. Jika diperhatikan warna daunnya, tampak kombinasi hijau-putih, namun warna putih lebih menonjol.

3. Sansevieria cylindrica
Sesuai dengan namanya, ia memiliki daun yang tumbuh memanjang ke atas dan berbentuk silinder. Daunnya kaku dan sangat tebal dengan warna hijau tua dengan alur-alur hitam keabu-abuan bercampur hijau muda.
***


| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
 

Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.