30 Oktober 2014  08:10 WIB
 
Home | Redaksi | Guest Book | Polling | Mailing List | Newsletter | Daftar Edisi | Chat | Kontak Nova
 

NOVA TERBARU
No. 1044 Thn. XVIII


Dapatkan Segera!
Sirkulasi:
Telp 021-2601666

Varia Warta
CITIBANK PEKA PEDULI PENDIDIKAN ANAK
ROADSHOW CAMPAIGN AIR MANCUR
KONSER SUARA GITAR YAMAHA
ANUGERAH PARAHITA EKAPRAYA
PRESS TOUR KEMENTERIAN KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA
BEDAH PLASTIK MATA YANG AMAN
MENU BARU JAKARTA HILTON INTERNATIONAL
Indomilk
 
Best view with IE 5.5 & Netscape Navigator 6.1 or higher.
 

Ray Sahetapi "Saya Akan Menikahi Iin, Tapi..."

Meski banyak ditentang, Ray bertekad akan menikahi Iin Kusumastuti. "Kami akan menikah begitu proses cerai dengan Dewi selesai," katanya.

KLIK - Detail Sosok wanita yang mengusik kenyamanan selama 23 tahun rumah tangga Dewi Yull Ray Sahetapi, akhirnya terungkap. Dia ternyata teman lama Ray ketika belajar di LPKJ (sekarang IKJ) yang usianya lebih tua. Namanya Sri Respatini Kusumastuti alias Iin Kusumastuti. Ray mengaku mencintai Iin, seperti halnya mencintai Dewi.

Meski demikian, Ray mengaku belum berani tampil bareng calon istrinya ini. Ia terlebih dulu harus membuat kesepakatan dengan Iin Respati. "Dan sampai saat ini belum ada kesepakatan," tutur Ray yang dihubungi Minggu (15/8).

Mengenai rencana menikah dengan janda beranak dua itu, Ray mengaku akan melakukan setelah urusan perceraian dengan Dewi selesai. "Saya berharap proses perceraiannya cepat selesai, sehingga rencananya dengan Iin cepat dilaksanakan," tambahnya.
Beberapa hari sebelumnya, Rabu, (11/8) dini hari, Ray mengatakan sangat mencintai Iin dan berniat menikahi wanita yang pernah menjadi caleg dari Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) itu. "Saya bukan bicara masalah fisik atau umur. Ini masalah cinta. Meskipun ada beberapa yang bilang enggak masuk akal, kalau ada yang enggak suka, itu hak mereka," imbuh Ray. Soal kapan, ia belum bisa memastikan karena harus bicara dengan Dewi.

BUKAN KARENA NAFSU
Poligami. Itulah kata kunci yang bakal dipilih Ray."Kalau saya merasa nyaman melakukannya kenapa enggak? Ini, kan, suatu wacana yang saya sampaikan kepada Dewi. Apakah dosa orang berpoligami? Saya sudah mengusulkan ini kepada Dewi. Dewi enggak setuju. Dia antipoligami," ujar Ray yang mengaku sudah siap secara mental dan finansial untuk melaksanakan konsep poligaminya.

KLIK - Detail Sebaliknya, Dewi tidak setuju, lalu mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama, Tigaraksa. "Reaksi Dewi terlalu cepat karena belum dibicarakan secara tuntas," ujar Ray menyayangkan. "Mestinya, kita bicarakan dulu. Kalau memang tidak ada jalan keluar barulah ajukan gugatan."

Meski poligami, Ray yakin tidak akan mengganggu kehidupan rumah tangganya dengan Dewi. "Kalau mengganggu, kenapa saya menyampaikan wacana ini? Kenapa saya enggak bohongi saja Mbak Dewi, lantas saya nikah siri? Tapi, kan, enggak bisa begitu," ujar Ray.
Ray juga menolak bahwa keinginan berpoligami karena nafsu semata. "Ini masalah keyakinan. Cinta itu harus diyakini, bukan nafsu. Kalau hanya nafsu kita bisa beli dan hal itu saya tidak setuju. Juga bukan fisik, karena umur perempuan itu pun 40-an," kata Ray sambil menambahkan, bahwa Iin siap menerima pemikirannya. "Saya pikir Dewi juga mengerti. Cuma, mungkin karena cara penyampaian saya saja yang tidak bisa diterima oleh Dewi."

Oleh sebab itu, Ray menganjurkan, agar melihat masalah dirinya bukan dari penyebabnya, tapi dari nilainya. "Karena saya ingin masalah ini bisa diselesaikan dengan damai. Kalau saya ambil calon istri umur 20 tahun itu lain cerita. Ini, kan, tidak. Dua-duanya berpendidikan, dua-duanya berkarya."

Kalau Dewi bersikeras untuk bercerai? "Itu hak asasi Dewi. Kalau Dewi merasa tersakiti, bukan dia saja yang sakit, tapi juga menyakiti saya dan calon calon istri saya. Tapi kalau Allah menghendaki, tidak ada yang bisa mengatakan tidak," tambahnya.


| kembali ke atas | print artikel ini | kirim artikel ini
Artikel Lain:

• Curahan Hati Gisca
• Buruan Cium Gue Menuai Protes
• Setahun Yayasan Kanker Payudara Jakarta
• Tabrakan Maut di Jalan Tol
• Keluarga Hilda Masih Berduka
• Hebohnya Demo Masak Pekanbaru
 

Copyright © 2001 www.tabloidnova.com
All rights reserved.