klik disini untuk cetak artikel


DUA AKTOR LARIS SEPANJANG 2004

KLIK - Detail Sama-sama ganteng, sama-sama laris. Bahkan saking larisnya, Primus cuma dapat cuti seminggu untuk menikah. Anjas pun sering curi waktu demi bertemu keluarga. Yang pasti, mereka sama-sama berharap bisa cuti akhir tahun ini.

IJAB KABUL DI SELA-SELA SYUTING 4 SINETRON

Empat judul sinetron sekaligus diperankan Primus Yustisio (28) sepanjang tahun ini. Semuanya sinetron kejar tayang dan berepisode panjang yaitu Si Kembar, Kehormatan, Kepala Keluarga (KK), dan Titipan Ilahi (TI).

Otomatis, waktu Primus habis hanya untuk syuting. "Kalau dihitung-hitung, saya perlu 9 hari untuk syuting semua sinetron itu. Padahal, seminggu cuma ada 7 hari, ya?" kelakarnya. Yang jelas, tak ada kata libur dalam kamus Primus. Padahal, Primus yang saat menerima tawaran sejumlah sinetron itu masih berpacaran dengan Jihan yang kini sudah jadi istrinya, punya komitmen, "Enggak ada syuting hari Minggu. Itu hari khusus untuk kami berdua. Eh, enggak tahunya, ada tawaran lagi."
KLIK - Detail
Selain sinetron, Primus juga dapat tawaran main di layar lebar. "Alhamdulillah, tahun 98 saya ditawari Enison Sinaro. Sayangnya, belum ada waktu. Sekarang pun, masih banyak yang nawarin main film layar lebar," ujar Primus yang memilih menuntaskan beberapa sinetron dulu.
Dengan jadwal yang begitu padat, mau tak mau hari libur tetap syuting. "Saya suka enggak enak hati dengan lawan main. Karena itu saya minta maaf karena mereka harus syuting di hari libur gara-gara jatah waktu saya hanya saat libur. Untungnya mereka bisa mengerti."

DIET SOLID FOOD

Kalau boleh memilih, kata artis laris ini, ia lebih suka bekerja dengan sistem kejar tayang. "Karena kalau enggak begitu, kerjanya jadi santai, terlalu banyak waktu terbuang, dan berlama-lama di lokasi. Sebaliknya, kalau kejar tayang, apa yang saya kerjakan sudah pasti dan jelas."

Primus mengaku, semua kesibukannya itu tak lepas dari rezeki yang diberikan Tuhan padanya. "Allah mendengar doa saya agar diberi banyak pekerjaan. Makanya, saya enggak boleh mengeluh."
KLIK - Detail
Pria ganteng ini juga rajin menjaga kesehatannya. Tiap hari, ia pasti berolahraga. "Biasanya, tiap pulang syuting, mulai dari jam 22.00, saya ke fitness center. Minggu sore, saat break syuting, saya izin main sepakbola." Selama Ramadhan kemarin, kondisinya sempat menurun. "Untungnya enggak sampai jatuh sakit," kata penganut pola makan sehat ini. Selama empat tahun, ia menerapkan sistem diet solid food. "Saya hanya makan dada ayam tanpa rasa. Sehari bisa 9-10 potong dan sekali makan bisa tiga potong. Untuk karbohidrat, saya makan sedikit beras merah.

Ngemilnya juga dari bahan kacang-kacangan. Kebetulan, saya memang paling suka makan kacang kulit yang disangrai pakai pasir sebagai pengganti serat yang diperlukan tubuh karena saya kurang suka sayuran," paparnya.

Dengan pola makan seperti itu, Primus mengaku tak memerlukan suplemen tambahan. "Paling hanya minum vitamin dan susu saja. Bagi saya, kualitas solid food sudah lebih baik dibanding suplemen," lanjut Primus yang paham soal solid food ini dari Ade Rai dan teman-teman binaragawan. Belakangan, kata Primus, Jihan sudah mulai belajar memasak makanan solid food, bahkan ketularan pola makan Primus. "Padahal, dulunya dia suka jajan dan makan enak."
 
CUMA DAPAT CUTI SEMINGGU
Setelah menikah, kata Primus, kehidupan serta kondisi mentalnya jadi makin baik. "Jihan sangat membantu kalau mental saya lagi drop karena terlalu lelah. Kadang, mental manusia mengalami fluktuasi saat capek. Nah, Jihan bisa memberi support sangat besar pada saya."
Karena itu, di sela-sela kesibukannya, Primus pasti melewatkan waktunya bersama sang istri. Misalnya, ketika tiba-tiba break syuting karena skenario belum jadi. "Kami pergi nonton, makan, atau pijat refleksi yang paling jadi hobi saya."
KLIK - Detail
Untungnya, tahun ini Jihan tak kelewat sibuk dan hanya terlibat satu produksi. "Mungkin itu ada hikmahnya juga. Terlebih untuk pernikahan kami. Jihan jadi bisa lebih fokus mengurus rumah dan sekarang dia yang mengurus saya. Saya senang banget. Kadang dia juga mampir ke lokasi syuting, menemani saya."

Gara-gara sibuk luar biasa, cerita Primus, ia hampir cemas tak bisa dapat cuti saat akan menikah. "Pernikahan itu sudah direncanakan sekitar tiga bulan dan didiskusikan dengan produser serta seluruh tim produksi. Awalnya, saya minta izin dua minggu, tapi hanya dikasih seminggu," papar Primus yang mengaku sengaja menutupi rencana pernikahannya ke media massa. "Tapi akhirnya bocor juga," katanya sambil tertawa.

Saat akan menikah, "Saya sedang syuting pertama TI dan jadwalnya sangat padat. Secara teknis, persiapannya sangat terburu-buru dan agak telat juga. Dari rencana tiga bulan, kami malah baru siap-siap dan turun tangan selama dua bulan. Sempat stres juga, sih, khawatir enggak bisa dapat break syuting. Saya juga enggak enak karena enggak bisa bantu-bantu Jihan menyiapkan perkawinan kami." Primus bersyukur, akhirnya ijab-kabul berjalan lancar. Lebih bersyukur lagi karena Jihan tak pernah mengeluh.

Kini pasangan muda ini menempati rumah baru, hasil keringat Primus. Soal momongan? "Saya suka anak-anak tapi belum tahu kapan diberi anak. Terserah Allah saja," kata Primus yang berharap akhir tahun ini bisa cuti sejenak. "Pengen liburan sama Jihan." Bulan madu yang tertunda?



klik disini untuk cetak artikel